Rabu, 08 Desember 2010

Tuanku Imam Bonjol

Di bumi barat Sumatra
Hadirlah seorang alim ulama
Peto syarif ibnu pandito bayanuddin namanya
Diberi gelar Tuanku Imam Bonjol karena pandai agama
         Kaum agama adalah kaum padri
         Mengajak umat menjalankan Islam secara murni
         Sabung ayam, bermabukan dan berjudi haruslah dihindari
         Kaum adat resah, kesenangannya dihalangi
Belanda melihat adanya permusuhan
Kebencian kaum adat kepada kaum Padripun dikobarkan
Segala bujuk rayu dan hasutan digulirkan
Agar terjadi perpecahan menuju kekalahan
         Jihad kaum Padri begitu tinggi
         Belanda lelah tak dapat menandingi
         Bertahun-tahun Imam Bonjol diikuti
         Namun perjuangannya tak dapat dibuat mati
Tipu muslihat akhirnya dibuat
Namun kekuatan Tuanku Imam Bonjol tetap kuat
Akhirnya Belanda mendatangkan pasukan dari Jawa untuk merapat
Memperkuat pasukan di Sumatra Barat
         Tahun 1837 , begitu dahsyat serangan Belanda
         Satu persatu wilayah sumatra barat tak lagi kuasa
         Kampung Imam Bonjolpun dipukul rata
         Beliau tertangkap  dan dibuang ke Minahasa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar